Mengatur Identitas Desa

Mubarok Hasanuddin


Mengisi Identitas Desa adalah langkah paling krusial dalam penggunaan OpenSID. Data ini merupakan fondasi yang akan muncul pada laman web desa, identitas resmi surat-menyurat, serta menentukan lokasi geografis desa pada peta digital.

1. Navigasi ke Menu Identitas Desa

Untuk memulai konfigurasi, ikuti langkah berikut:

  • Buka menu utama di sisi kiri layar.
  • Pilih menu Info Desa > Klik sub-menu Identitas Desa.
  • Isi kolom yang tersedia (Nama Desa, Kode Desa, Kode Pos, Kecamatan, dan Nama Kepala Desa).

2. Mengatur Lambang Desa

Logo desa adalah wajah resmi pada tampilan website dan surat desa. Berikut ketentuannya:

  1. Siapkan file gambar logo (Disarankan ukuran 100 x 100 piksel agar proporsional).
  2. Pada laman Identitas Desa, klik tombol Browse pada kolom logo.
  3. Pilih file dari komputer Anda, lalu klik Open.
  4. Klik Simpan untuk memperbarui sistem.

3. Menentukan Titik Koordinat & Batas Wilayah

Fitur ini menggunakan integrasi peta digital agar lokasi desa terbaca secara akurat:

  • Lokasi Kantor: Klik tombol Kantor Desa, geser penanda (pin) ke titik lokasi yang tepat di peta, lalu Simpan.
  • Batas Wilayah: Klik tombol Wilayah Desa. Gunakan ikon Drawing untuk membuat garis poligon yang mengelilingi batas desa Anda. Gunakan ikon Edit untuk menyesuaikan titik yang kurang presisi.

4. Manajemen Wilayah Administratif (Dusun, RW, RT)

Data penduduk sangat bergantung pada struktur wilayah yang Anda bangun di sini:

Level Wilayah Cara Menambah
Dusun Klik Tambah Dusun di menu Wilayah Administratif.
RW Klik ikon Rincian pada Dusun terkait, lalu klik Tambah RW.
RT Klik ikon Rincian pada RW terkait, lalu klik Tambah RT.

💡 Tips Penting: Pastikan data wilayah administratif ini sudah lengkap sebelum melakukan Impor Data Penduduk secara massal agar sistem dapat menempatkan warga di alamat yang sesuai secara otomatis.

Post a Comment