Selain impor manual melalui template Excel umum, OpenSID juga mendukung pengunggahan data BIP (Buku Induk Penduduk) yang diperoleh langsung dari Disdukcapil. Fitur ini memungkinkan sinkronisasi data kependudukan secara masif dengan format resmi pemerintah.
1. Cara Impor Data BIP
OpenSID mendukung format BIP 2012 dan BIP 2016. Berikut langkah-langkahnya:
- Navigasi ke menu Pengaturan > Database > Impor BIP.
- Klik Browse untuk memilih berkas Excel BIP dari komputer Anda.
- Opsi Hapus Data: Centang "Hapus data penduduk sebelum impor" jika ingin memulai dari nol, atau biarkan kosong jika hanya ingin menambah/memperbarui data.
- Klik Impor dan tunggu proses hingga muncul notifikasi berhasil.
💡 Tips Gagal Impor: Jika terjadi galat, periksa kolom Tanggal Lahir di Excel BIP. Pastikan menggunakan format dd/mm/yyyy atau yyyy-mm-dd.
2. Syarat Teknis Berkas Agar Impor Berhasil
Agar sistem dapat membaca data dengan sempurna tanpa error, pastikan berkas Excel Anda memenuhi kriteria berikut:
| Kriteria | Ketentuan Wajib |
|---|---|
| Format Ekstensi | Wajib format .xls (Excel 97-2004). Format .xlsx tidak akan terbaca. |
| Penulisan NIK/KK | Wajib diawali tanda petik satu (') agar tidak berubah menjadi angka ilmiah. |
| Ukuran File | Maksimal 20 MB per pengunggahan. |
| Kolom Wilayah | Dusun, RW, atau RT yang tidak diketahui wajib diisi dengan tanda minus (-). |
3. Penanganan NIK Ganda (Duplikat)
Anda tidak perlu khawatir data akan ganda. OpenSID menggunakan NIK sebagai kunci utama identitas. Jika sistem menemukan NIK yang sama saat proses impor:
- Sistem akan melakukan Update (Pembaruan) pada data penduduk lama dengan informasi terbaru dari Excel.
- Keamanan Data: Jika ada kolom di Excel yang kosong (misal: Nama Ayah), sistem tidak akan menghapus data lama yang sudah tersimpan di database untuk kolom tersebut. Data hanya akan ditimpa jika ada informasi baru di file Excel.
Catatan Penting: Pastikan fitur "Enable Macros" diaktifkan saat mengisi template resmi agar formula sistem berjalan otomatis saat Anda menginput data.
